Jumat, 13 Oktober 2017

Anatomi Mata Domba



ANATOMI  MATA  SECARA  UMUM


*Beranda depan (mata)
Beranda depan, dalam bahasa inggris dinamakan Aqueous humor, merupakan cairan berlendir yang transparan menyerupai plasma, namun memiliki konsentrasi protein yang rendah. Cairan ini dihasilkan oleh tubuh siliari, struktur yang mendukung lensa.

*Fungsi Beranda depan
·         badan beranda mata mempunyai banyak sekali fungsi, antara lain :
·         Menjaga tekanan intraocular dan memompa bola mata.
·         Menyediakan nutrisi (seperti asam amino, gkukosa) untuk selaput pembuluh darah serta kornea, jaringan Trabekular, lensa mata serta jaringan Vitreous.
·         Menyalurkan Vitamin C sebagai anti oksidan.
·         Sebagai antibodi melawan patogen.
·         Sebagai pompa bagi kornea untuk mengembang untuk meningkatkan perlindungan dari debu, udara, serbuk dan beberapa patogen. dan
·         Sebagai indek bias.

*Badan bening (mata)
Vitreous humor merupakan gel yang mengisi ruang antara lensa mata dan retina di dalam bola mata manusia atau vebrata lainnya.
bagian ini juga sering disebut dengan nama tubuh vitreous atau vitreous
Vitreous memiliki karakteristik tidak berwarna, transparan, mengisi ruang antara lensa mata dan retina ke arah belakang mata. Vitreous diproduksi oleh beberapa sel selaput jala. Komposisinya hampir sama dengan kornea tetapi hanya memiliki sangat sedikit sel (kebanyakan fagosit yang menghilangkan serpihan sel dalam area visual), tanpa pembuluh darah, dan 98-99% volumenya terdiri dari air (kornea 75%) dengan garam, gula, vitrosin, rangkaian kolagen dan juga susunan protein dalam jumlah mikro.
Yang tampak begitu mengagumkan dari vitreous adalah meskipun ia hanya memiliki sangat sedikit zat yang padat, ia dapat menahan mata. Disisi lain, lensa mata terikat erat dengan sel. Meski demikian vitreous memiliki kekentalan dua sampai empat kali kekentalan air murni. Vitreous juga memiliki indeks bias 1.336.

*Fovea
Fovea merupakan bagian dari anatomi mata yang terletak di tengah-tengah makula, bagian dari retina. Fovea bertanggung jawab terhadap ketajaman penglihatan yang sangat dibutuhkan manusia untuk membaca, mengendarai kendaraan atau melakukan aktivitas apapun yang memerlukan ketajaman penglihatan. Fovea dikelilingi oleh sabuk parafovea dan bagian luar perifovea.

*Parafovea adalah sabuk tempat sel ganglion terbentuk dengan jumlah lebih dari lima baris sel, juga bagian sel kerucut yang memiliki densitas paling tinggi. Parafovea memiliki 50 sel kerucut per 100 mikrometer, pada manusia parafovea memiliki jarak 1¼ mm dari pusat fovea.
Perifovea adalah bagian luar tempat sel ganglion terdiri dari dua sampai empat baris sel, dan di bagian ini ketajaman visual kurang optimum. Perifovea hanya memiliki 12 sel kerucut per 100 mikometer, pada manusia parafovea memiliki jarak 2¾ mm dari pusat fovea.

*Kornea
Kornea adalah bagian depan mata yang tembus pandang yang menutupi iris dan pupil.  konea memiliki karakteristik bening,  membentuk 1/6 bagian depan bola mata, dan mempunyai diameter 11mm. Kornea merupakan kelanjutan dari sklera. Bila kornea disentuh maka kelopak mata akan menutup secara refleks. Kornea tidak memiliki pembuluh darah.

*Koloroid
Koloroid merupakan membran berwarna cokelat, atau lapisan pembuluh darah pada mata yang terletak di atara retina dan sklera, ia melapisi permukaan dalam sklera. Koloroid mempunyai fungsi mengalirkan oksigen dan nutrisi ke retina dan bacan kaca serta mencegah refleksi internal carahaya
Secara umum Struktur koroid dibagi menjadi empat lapisan yaitu :
Lapisan Haller, merupakan bagian terluar dari koroid, memiliki diameter pembuluh darah yang paling besar.
 Lapisan Sattler, merupakan Lapisan dengan pembuluh darah menengah.
Koriokapilaris, merupakan Lapisan kapiler.
Membran bruch, merupakan Bagian terdalam dari lapisan koroid

*Lensa mata
Lensa mata adalah bagian mata yang terletak di belakang pupil mata yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke retina. Lensa didukung oleh otot yang disebut muskulus siliaris(otot daging yang melingkar). Apabila otot ini berkontraksi akan terjadi perubahan ukuran lensa. Kemampuan lensa mata ini dinamakan daya akomodasi. lensa mata disebut juga dengan nama kristalin.

*Otot siliaris Otot siliaris adalah cincin dari otot lurik yang lembut yang ada di mata manusia. Otot siliaris berfungsi mengubah bentuk lensa di dalam mata, bukan ukuran pupil. otot siliaris dalam bahasa inggris disebut Ciliary muscle
*Plica semilunaris
Plica semilunaris merupakan lipatan kecil pada bulbar konjungtiva pada canthus tengah pada mata. Organ ini longgar, sehingga gerakan mata tidak terbatasi. Ini adalah sisa-sisa vestigial dari membran kedip (kelopak mata ketiga) yang ada pada hewan-hewan lainnya semisal burung, reptil, dan ikan. Organ ini jarang terdapat pada mamalia, dan biasanya hanya ada pada monotreme dan marsupial. Otot yang terkait dengannya juga merupakan vestigial. Plica semilunaris pada orang Afrika dan penduduk asli Australia sedikit lebih besar daripada ras lainnya. Hanya satu spesies primata, yakni Angwantibo Calabar, yang diketahui memiliki membran kedip yang masih berfungsi.

*Pupil
Pupil adalah pembukaan di tengah mata. Cahaya masuk lewat pupil dan diteruskan melalui lensa mata, yang memusatkan bayangan ke retina. Pupil terletak di belakang retina bagian tengah. Ukuran pupil dikendalikan oleh otot. ketika membutuhkan banyak cahaya, pupil akan membesar. Namun ketika cahaya bertambah terang, pupil bertambah kecil. Perubahan ini terjadi secara refleks. Pupil dapat dibandingkan dengan pengatur cahaya pada kamera. Pupil akan lebih jelas terlihat apabila dilihat menggunakan sebuah mikroskop.
*
Reseptor warna
Reseptor warna atau disebut juga sel kerucut dalam bahasa Inggris disebut cone cell,  adalah sel penerima sinar di dalam retina mata yang bertanggung jawab terhadap penglihatan warna. Sel kerucut akan bekerja dengan baik pada kondisi yang cukup terang. Sebagai lawannya, sel batang akan bekerja dengan baik pada cahaya yang redup.
Sel kerucut kurang begitu sensitif terhadap cahaya dibandingkan sel batang, tapi sel kerucut mampu membedakan warna. Sel kerucut juga dapat melihat detail yang lebih halus dan karena memiliki respon yang cepat terhadap perubahan. Karena manusia biasanya memiliki tiga jenis sel kerucut dengan iodopsin berbeda, yang memiliki kurva respon yang berbeda, dengan demikian manusia menanggapi variasi warna dengan cara yang berbeda. Hal ini yang mebuat manusia memiliki penglihatan trikromatik. Pada kasus but warna, satu atau lebih sel kerucut tidak berfungsi sebagai mana mestinya, sehingga penderita buta warna tidak bisa melihat warna tertentu. Pernah juga di laporkan bahwa ada manusi yang memiliki empat atau lebih sel kerucut yang membuat mereka memiliki penglihatan tetrakromatik. Kerusakan pada sel kerucut akan menyebapkan kebutaan.

*Retina
Retina adalah selapis tipis sel yang terletak pada bagian belakang bola mata vertebrata dan cephalopoda. Retina merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal syaraf.
Retina memiliki sel fotoreseptor (“rods” dan “cones”) yang menerima cahaya. Sinyal yang dihasilkan kemudian mengalami proses rumit yang dilakukan oleh neuron retina yang lain, dan diubah menjadi potensial aksi pada sel ganglion retina. Retina tidak hanya mendeteksi cahaya, melainkan juga memainkan peran penting dalam persepsi visual. Pada tahap embrio, retina dan syaraf optik berkembang sebagai bagian dari perkembangan luar otak.

Nah kalau tadi kita sudah belajar anatomi mata secarah umum, sekarang kita akan melihat anattomi mata khusus pada ternak domba.


ANATOMI MATA DOMBA




Mata Domba memiliki pupil yang sangat besar, dan pupil domba berbeda bentuknya dari pupil manusia. pupil domba agak berbentuk persegi panjang. Dan bola mata ditempatkan lebih ke sisi kepala, yang memberikan mereka bidang yang lebih luas dari penglihatannya.
Behavioral scientists percaya bahwa penempatan dan struktur mata domba adalah untuk penunjukan alam domba sebagai spesies mangsa. Predator spesies, seperti anjing dan anjing hutan, mata telah ditempatkan ke bagian depan kepala mereka. Ini mempersempit bidang keseluruhan penglihatan tetapi meningkatkan penglihatan luas visual mereka.
Ini memberikan persepsi kedalaman predator yang lebih baik dan lebih berpusat pada penglihatan. Spesies mangsa, seperti domba dan sapi, memiliki bidang visual yang lebih luas. Dengan hanya sedikit kepala gerakan, domba dapat memindai seluruh lingkungan mereka. Jika ada ancaman, domba tersebut kemungkinan melihatnya dan respon perilaku umumnya melarikan diri. Bentuk pupil membantu meningkatkan kemampuan domba untuk mengambil gerakan. Itu bentuk persegi panjang menyediakan built-in efek sudut lensa lebar yang lebih ditingkatkan oleh penempatan reseptor visual di retina. Efek total ditingkatkan penglihatan tepi. Itu ini berspekulasi bahwa sejumlah visi vertikal dikorbankan, yaitu, domba tidak mungkin dapat mudah mengamati obyek yang di atas kepala, seperti predator di pohon. Fenomena yang sama adalah dicatat dalam rusa, maka popularitas berburu dari atas kepala berdiri oleh pemburu rusa.
 

Anatomi Mata Domba

ANATOMI   MATA   SECARA   UMUM *Beranda depan (mata) Beranda depan, dalam bahasa inggris dinamakan Aqueous humor, merupakan cai...